Pentingnya SPM

Penetapan penjaminan mutu (quality assurance) bagi seluruh Perguruan Tinggi melalui Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) telah lama diumumkan pemerintah. Berdasarkan Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, SPM Dikti ini meliputi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) atau yang lebih dikenal dengan Akreditasi. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dipandang sebagai salah satu solusi untuk menjawab berbagai permasalahan pendidikan tinggi di Indonesia. Selain itu, SPMI dianggap mampu untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi.

UPM AAYKPN

Unit Penjaminan Mutu AA YKPN dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direktur AA YKPN No. 29B/AA YKPN/SK. VII/2010 pada tanggal 10 Juli 2010.Unit Penjaminan Mutu AA YKPN dibawah koordinasi langsung oleh Direktur dengan tugas utama adalah memastikan bahwa kebijakan, prosedur, aturan, dan standar-standar yang ditetapkan dilaksanakan dengan baik dan dipatuhi sebagaiman mestinya untuk mencapai Visi, Misi dan Tujuan AA YKPN. Selain itu UPM AA YKPN juga mempunyai tugas khusus yaitu (1) merancang dan menyusun dokumen mutu yang diperlukan sesuai dengan kaidah dan peraturan perundangan yang berlaku, (2)melakukan monitoring dan evaluasi implementasi dokumen mutu, (3) mendokumentasikan, menganalisis, serta memberikan masukan hasil monitoring dan evaluasi. \00